Simple dan Efektif, 6 Cara Closing di WhatsApp untuk Bisnis Online

Cara closing di WhatsApp penting untuk dipelajari demi mendapatkan pelanggan dan penjualan yang tinggi. Untuk Anda ketahui, Teknik closing di WhatsApp menjadi bagian dari marketing olshop (online shop). Terjual atau tidaknya produk yang Anda tawarkan dipengaruhi teknik closing.

Pengertian Teknik Closing

Teknik closing adalah proses penjual mengarahkan calon pembeli agar yakin atau sepakat membeli barang. Cara closing penjualan online ini bisa dikatakan sebuah trik chatting.

Bisnis online di Indonesia cenderung menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi. Selain mudah, WhatsApp dipakai semua usia. Di aplikasi tersebut pembeli memakainya untuk memastikan ketersediaan barang, keadaan barang, hingga melihat keaslian gambar.

Oleh karena itu, cara closing di WhatsApp punya sistem tertentu dan tidak asal-asalan.

Persiapan Closing WhatsApp

Melakukan closing juga perlu persiapan agar pembicaraan mengalir dengan baik dan menguntungkan kedua belah pihak, di antaranya:

Mengetahui Kelebihan Produk

Jika Anda tidak memahami keunggulan produk, maka ketika ada pembeli yang bertanya, Anda akan kesulitan menjelaskannya. Pembeli akan meragukan produk yang Anda tawarkan.

Mengetahui kelebihan produk yang Anda punya dapat membantu menjawab pertanyaan pembeli dengan cepat dan detail. Pembeli tidak perlu menunggu lama serta kepercayaannya akan meningkat.

Niat Memberi Informasi

Tidak selamanya closing membuahkan hasil. Boleh saja mengejar target closing, namun Anda harus menekankan bahwa tujuan utama closing tak melulu soal mendapatkan pembeli. Sukses menjalankan bisnis untuk jangka waktu panjang tentu sangat berarti.

Niat baik tersebut mungkin membuat pelanggan yang tidak sukses closing pertama kembali di lain waktu. Berniat menyampaikan informasi atas produk yang ditawarkan merupakan wujud keberkahan.

Cara Closing di WhatsApp yang Ampuh Meningkatkan Penjualan

Seusai menjalankan poin-poin di atas, saatnya Anda mempelajari dan mengetahui rahasia teknik closing di WhatsApp yang efektif untuk mendapatkan transaksi penjualan.

Perlu Anda catat, tidak semua pembeli dapat closing waktu pertama kali bertemu. jika teknik closing sudah ada di tangan, harapannya pembeli bisa menjadi pelanggan dan transaksi berjalan lancar tanpa penundaan.

Bangun Hubungan dengan 3S (Salam, Sapa, Santun)

Tahapan pertama teknik closing yaitu membangun hubungan dengan pembeli seolah-olah Anda dekat dengan mereka.

Ucapkan salam terlebih dahulu seperti ‘Assalamualaikum’ atau jawab salam dari pembeli saat mereka mengucapkan salam lebih dulu.

Gunakan kata sapaan seperti ‘Kak’, ‘Jeng’, ‘Bund’, ‘Sis’, ‘Dear’, atau sapaan lain yang sesuai dengan target market. Bisa juga dengan sebutan nama toko Anda agar pembeli merasa diterima dengan tangan terbuka.

Gunakan bahasa yang sopan dan santun agar tidak menyinggung calon pembeli saat bertanya atau memilih produk.

Pimpin Obrolan dengan Selalu Bertanya

Ketika pembeli bertanya, jawab pertanyaan dengan baik, lalu ajukan pertanyaan balik pilihan kepada pembeli. Jangan sampai pembicaraan berhenti atau mengajukan pertanyaan putus yang dijawab dengan tidak. Contohnya:

  • “Kak, jadi beli gamisnya gak ya?”

Berikan pertanyan opsional yang melibatkan pembeli memilih seperti contoh chat closing berikut:

  • “Kak, suka gamis yang bold atau cerah?”
  • “Buat hampers yang paling banyak dipilih warna merah maroon, choco, navy, dan kuning. Mau yang mana, Kak?”
  • “Bayar lewat e-wallet atau transfer ATM, Kak?”

Tujuannya membuat pembeli menghindari kata “tidak” dan selalu mengatakan “iya”. Selain itu, menunjukkan sikap empati Anda.

Teknik 1-2-3 dan Keterbatasan

Ketiga, cara closing di WhatsApp berupa teknik closing 1-2-3 yang digabung dengan teknik keterbatasan. Pembeli terkadang menunjukan tandapenundaan pembelian. Pembeli terkadang menunjukan tanda-tanda penundaan pembelian. Berikan penawaran menarik dan yakinkan kalau produksi barang terbatas.

Anda dapat menawarkan promo, beli 1 gratis 1, diskon, bonus, hingga gratis ongkos kirim di seluruh kota. Contohnya dua teknik yang tergabung bersama sebagai berikut.

  • “Kak, gamis promo potongan 10,000 stocknya tinggal 5 pcs. Juga untuk pembelian sampai tanggal 10 mendapatkan bonus hijab. Kalau kakak transfer hari ini, kami kirim hari ini juga.”

Pastikan Anda Orang Terakhir di Chat WhatsApp

Selanjutnya, teknik yang mengharuskan Anda menjadi orang terakhir yang membalas Chat. Jangan biarkan chat berhenti di calon pembeli. Ini menunjukkan kepedulian dan perhatian Anda kepada pembeli. 

Saat pembeli mengakhiri percakapan dengan “oke”, “sip”, atau “makasih”. Anda dapat membalasnya dengan contoh kalimat closing seperti ini:

  • “Sama-sama, Kak. Semoga sehat selalu.”
  • “Oke, Kak. terima kasih sudah berkunjung ke olshop kami.”
  • “Terima kasih, kak. Kami tunggu orderan selanjutnya.”

Review atau Testimoni

Calon pembeli akan lebih yakin jika closing di WhatsApp Anda memiliki testimoni atau review dari pembeli sebelumnya bahwa toko dan produk Anda sudah terpercaya.

Selain itu, Anda juga bisa meminta testimoni atau review dari pembeli baru lalu memasukkannya ke sosial media toko anda seperti Instagram. Dengan begitu pembeli baru merasa menjadi bagian dari pelanggan toko Anda.

 Ayo, Fast Respon

Teknik closing di WhatsApp terakhir ini memang sukar penerapannya untuk bisnis online yang mencapai ratusan closing di WhatsApp. Namun, tak ada salahnya jika Anda tetap berusaha menggunakan teknik ini. 

Jika Anda fast respon dan bertemu pembeli yang pasti membeli produk Anda, maka proses closing lancar tanpa kendala.

Tetapi, ketika Anda slow respon. Calon pembeli dapat berpindah ke toko lain atau berubah pikiran tidak jadi membeli barang. Hal ini bisa menjadi nilai tambah di testimoni. Bila tidak dapat menjawab tepat waktu, ucapkan permintaan maaf untuk melanjutkan closing.

Sekian teknik closing yang kami sampaikan. Tidak lupa menyampaikan kepada Anda bahwa langkah-langkah diatas harus dilakukan secara konsisten dan bervariasi. 

Materi cara closing di WhatsApp seperti di atas bisa lebih banyak Anda dapatkan dan pelajari ketika menjadi bagian dari reseller Aulia Fashion. Sudah terbukti, ribuan reseller Aulia Fashion yang tersebar di seluruh Indonesia sekarang ini sudah sukses, lho.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk bergabung dengan keluarga besar Aulia Fashion!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.