Pasar Klewer Solo: Surga Belanja Reseller Baju Solo

Auliafashion.id – Sudah bukan rahasia lagi jika batik memiliki peran yang sangat besar dan memberi pengaruh kuat terhadap Kota Solo. Batik telah mewarnai kehidupan masyarakat Surakarta serta menjadi simbol keberadaan Kota Solo, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Peranan batik bagi masyarakat Solo sangat berkaitan dengan keanekaragaman sandang, serta berfungsi juga sebagai salah satu sendi perekonomian masyarakat. Tidak heran jika kemudian bisnis reseller baju Solo menjadi sangat berkembang.

Pada masa dahulu, batik memang dibuat hanya untuk kepentingan tertentu di kalangan keraton. Akan tetapi pada saat ini, batik telah menjadi andalan perekonomian Kota Solo. Hal ini dapat kita lihat di kampung-kampung di Kota Solo maupun di pusat perdagangan, seperti Pasar Klewer, PGS (Pusat Grosir Solo), dan BTC (Beteng Trade Center) yang selalu ramai didatangi oleh para reseller baju Solo.

Reseller Baju Solo

supplier tangan pertama daerah solo

Supplier Tangan Pertama Daerah Solo – Aulia Fashion

0852-3005-2996

Nah di artikel ini, kami ingin mengupas tentang pasar Klewer yang fenomenal di kalangan para reseller baju Solo itu. Dan kenyataannya, bukan hanya bagi para reseller saja yang menjadikan Klewer sebagai jujugan, para pelancong baik dari dalam maupun dari luar Solo juga merasa nggak afdol jika ke Solo namun tak mampir ke pasar Klewer, karena pasar ini telah banyak dikenal sebagai salah satu pusat grosir batik terbesar di Indonesia. Bangunan pasar yang terletak di Jalan Dr. Radjiman sudah ada sejak tahun 1942 dan resmi menjadi pusat perdagangan setelah diresmikan oleh Presiden RI kedua, Soeharto pada 1971.

Ada kisah menarik yang tak bisa lepas dari sejarah pendirian Pasar Klewer, yang dulunya adalah tempat pemberhentian kereta api dan digunakan masyarakat untuk urusan perdagangan pada masa penjajahan Jepang.

supplier baju wanita di solo

Supplier Baju Wanita di Solo – Aulia Fashion

0852-3005-2996

Sebelumnya pasar ini menjadi jujugan para reseller baju Solo, pasar ini bernama Pasar Slompretan. Slompret sendiri dalam Bahasa Indonesia berarti terompet. Penamaan ini disesuaikan dengan bunyi klakson kereta api yang mirip terompet, maka diberi nama Pasar Slompretan. Sama seperti sekarang, Pasar Slompretan juga merupakan pusat penjualan kain batik. Para pedagang membawa dagangan kain batik mereka ke Pasar Slompretan dengan cara dipikul (menaruh tumpukan kain di pundak).

Kain-kain batik itupun nampak terjuntai dan sedikit berantakan atau dalam Bahasa Jawa dikenal dengan kleweran. Lama-kelamaan Pasar Slompretan pun mulai berganti dengan sebutan Pasar Klewer.

Hingga sekarang, Pasar Klewer masih tercatat sebagai salah satu pusat grosir pakaian dan kain batik terbesar di Solo, jujugan para reseller baju Solo. Namun meski begitu, bagi para reseller baju Solo, masih adalho tempat belanja batik lainnya di Solo. Misalnya, Kampung Batik Laweyan, Kampung Batik Kauman, House of Danar Hadi, Pusat Grosir Solo (PGS), dan sejenisnya.

Pada 27 Desember 2014, kepulan asap hitam pekat dan kobaran api menghanguskan bangunan Pasar Klewer. Setidaknya ada sekitar 30 mobil pemadam kebakaran yang mencoba ‘menjinakkan’ api. Ribuan kios pedagang pun ludes dilalap si jago merah. Saat itu pasar Klewer telah menjadi tempat mencari nafkah bagi sekitar 3.000 pedagang terdiri dari 2.211 pedagang yang memiliki kios dan 765 pedagang yang tidak memiliki kios (oprokan). Total kerugian dari kebakaran di salah satu pasar tekstil dengan pendapatan terbesar di Asia Tenggara ini bahkan diperkirakan mencapai triliunan rupiah.

Untuk menampung para penjual di Pasar Klewer yang terpaksa harus mengungsi, walikota Solo pun meresmikan pasar darurat di Alun alun Utara, Jalan Pakubuwono. Pasar darurat ini diresmikan pada 16 Juni 2015 dan berfungsi sebagai ‘Pasar Klewer Sementara’ agar para pedagang tidak kehilangan mata pencaharian mereka.

Selain di Alun-alun Utara, beberapa pedagang juga berjualan di beberapa titik sekitar Pasar Klewer. Contohnya, di halaman Masjid Agung, Pagelaran Keraton, Pusat Grosir Solo (PGS), dan Beteng Trade Center (BTC). Adapula yang memilih untuk membuka lapak di mobil agar tetap bisa berjualan.

Kini Pasar Klewer yang menjadi jujugan para reseller baju Solo itu telah berubah rupa dan terlihat modern dengan bangunan barunya. Tak tanggung-tanggung, Presiden Joko Widodo langsung yang meresmikannya pada 21 April 2017. Sebelumnya, sisi timur Pasar Klewer sudah lebih dulu dibuka untuk pedagang pada 20 Januari 2015. Pasalnya, kerusakan akibat kebakaran tidak terlalu serius untuk sisi timur sehingga hanya perlu beberapa perbaikan. Sebaliknya, sisi barat Pasar Klewer harus dibenahi dengan pembangunan ulang dan kini sudah diresmikan.

Itulah sedikit informasi mengenai pasar Klewer yang fenomenal di Solo. Semoga bermanfaat ya

konveksi baju hijab modern solo

Supplier Baju Online Shop – Aulia Fashion

0852-3005-2996

Pengunjung juga mencari:

Leave a Comment