makna berqurban

Ini Dia 5 Makna Berqurban di Hari Raya Idul Adha

Diposting pada

Aulia Fashion – Makna Berqurban – Di akhir bulan ini berbahagialah umat muslim dengan hadirnya Hari Raya Idul Adha. Idul Adha pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah juga kita kenal dengan sebuatan “Hari Raya Haji”, di mana kaum muslimin yang sedang menunaikan haji yang utama, yaitu wukuf di Arafah.

Di samping Idul Adha bernama hari raya haji, juga memiliki nama “Idul Qurban”, karena pada hari itu Allah memberi kesempatan kepada kita untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Bagi umat muslim yang belum mampu mengerjakan perjalanan haji, maka ia mendapat kesempatan untuk berkurban, yaitu dengan menyembelih hewan qurban sebagai simbol ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah SWT.

Ibadah kurban disyariatkan Allah SWT untuk mengenal sejarah Idul Adha yang dialami oleh Nabi Ibrahim. Peristiwa qurban diabadikan dalam QS As-Shaffat, 102-107. Ayat ini mengisahkan Nabi Ibrahim bermimpi mendapat perintah menyembelih putranya, Ismail yang mencapai umur balig.

Pada saat itu, Nabi Ibrahim, bersedia dan dengan ikhlas menyembelih putranya atas perintah Allah SWT. Dengan kuasa-Nya Allah menggantikan Ismail dengan seekor domba, untuk menjadi qurban.

Maka bagi umat muslim yang memiliki harta lebih, harus menyembelih hewan qurban pada momen Idul Adha. Biasanya terdapat hewan qurban seperti sapi maupun kambing di halaman masjid yang akan mereka sembelih usai sholat ied.

Pahala berqurban terlihat dari sebuah riwayat yang bersumber dari Zaid bin Arqam. Ia bertanya, ”Ya Rasulullah, apakah Qurban itu?” Nabi SAW menjawab, ”Qurban adalah sunah bapak kalian, yakni Nabi Ibrahim”. Ia bertanya lagi, ”Apa keutamaan yang akan kami peroleh dengan berqurban?” Nabi SAW menjawab, ”Setiap sehelai rambutnya satu kebaikan.”

Ini sungguh pahala berqurban yang luar biasa banyaknya, sebagaimana banyaknya rambut yang tumbuh di kepala seekor kambing. Tetapi tidak hanya itu, di dalam lanjutan riwayat di atas, Zaid bin Arqam bertanya lagi, ”Bagaimana kalau bulu-buluya?” Nabi SAW menjawab, ”Setiap satu helai bulunya juga (dibalas) satu kebaikan.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

Makna Berkurban Bagi Umat Islam

Hanya setahun sekali kita bisa menjumpai momen ini. Teryata dibalik semua kegiatan Idul Adha ini tersimpan makna-makna berqurban yang menarik lho dari prosesi penyembelihan hewan ini. Yuk, simak ulasan Aulia Fashion berikut ini.

1. Mengajarkan Sifat Berbagi

manfaat berqurban

Salah satu makna berqurban dari kegiatan Idul Adha adalah berbagi, hal ini bisa Anda terapkan secara langsung pada orang-orang sekitar Anda, misalnya dengan membagikan daging kurban ke warga yang kurang mampu. Selain itu kita juga dapat belajar untuk lebih peka terhadap kesejahteraan warga di sekitar lingkungan Anda, serta menjauhi dari sifat kikir (pelit).

Karena itu qurban tidak cukup dilakukan sekali seumur hidup tetapi di setiap momen Idul Adha.

2. Memupuk Rasa Empati

pahala berqurban

Ini adalah salah satu manfaat berqurban yang mungkin bisa kita jadikan pengingat untuk siapapun yang menunaikan ibadah idul qurban, berqurban menjadi amalan yang dapat meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama, apabila kita termasuk orang yang cukup dalam harta, maka wajib bagi kita untuk menyisihkan sebagian harta yang kita miliki untuk berkurban.

Nah kemudian kurban tersebut dapat Anda bagikan kepada orang-orang yang lebih membutuhkan.

3. Makna Berqurban Bagi Umat Islam: Meningkatkan Ketaqwaan

Berkurban menjadi salah satu perintah yang jelas tertera di dalam Al-Qur’an dan dapat menjadi suatu amalan yang baik dan wajib umat muslim laksanakan bagi yang mampu berqurban. Oleh karena itu, ibadah berkurban bermaksud untuk mengajak para umat muslim menjalankan perintah-Nya guna meningkatkan keimanan serta menghindarkan diri dari nafsu duniawi.

4. Sebagai Pengingat untuk Selalu Bersyukur

makna berkurban bagi umat islam

Seperti yang kita yakini, segala sesuatu yang kita punya merupakan milik Allah. Bahkan, harta benda pun hanyalah titipan dari Allah SWT agar kita bisa menjaganya dan memanfaatkannya untuk kebaikan.

Dengan menyadari manfaat berqurban, semoga kita bisa menyadari jika harta benda dan segalanya yang di langit dan bumi semata-mata hanya milik Allah.

5. Makna Berqurban Bagi Umat Islam: Dimudahkan Rejekinya

makna dan hikmah berqurban

Makna berqurban selanjutnya yaitu dimudahkan rejekinya. Menyedekahkan rezeki kita untuk berkurban tentu akan jauh lebih bermanfaat dan bisa menjadi contoh penting untuk umat muslim yang lainnya, terlebih untuk kaum golongan mampu wajib hukumnya untuk melaksanakan ibadah ini.

Salah satu manfaat yang dapat Anda rasakan saat melakukan ibadah qurban adalah semakin mudahnya pintu rejekinya.

Nah, sekarang Anda lebih paham bukan bahwa makna berqurban bermanfaat sekali untuk mendekatkan diri kepada Allah. Sedangkan manfaat sosialnya, ibadah qurban adalah salah satu cara membantu fakir miskin, sama halnya dengan zakat fitrah.

Sebelum melaksanakan Idul Adha, jangan lupa untuk melaksanakan Puasa Dzulhijjah terlebih dahulu, ya. Jadi, sudahkah Anda merencanakan berqurban di momen Idul Adha tahun ini, Aulialovers?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *